Skip to content
KISAH BUMI
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

  • Tahukah Kamu
  • Sains
  • Astronomi
  • Unik & Aneh
  • Misteri
  • Tips & Trik
  • Arkeologi
  • Inspirasi
  • Wisata
  • Tahukah Kamu
  • Sains
  • Astronomi
  • Unik & Aneh
  • Misteri
  • Tips & Trik
  • Arkeologi
  • Inspirasi
  • Wisata
Close

Search

Arkeologi

Ditemukan 131 Kerangka Babi Buktikan Stonehenge Adalah Tempat Pesta Neolitikum?

2 Min Read
0

Stonehenge, situs prasejarah yang dibangun sekitar 2.000 tahun yang lalu ternyata merupakan tempat orang-orang dari zaman Neolitikum untuk berpesta.

Hidangan utamanya berupa daging babi yang didatangkan dari berbagai wilayah di Inggris. Terhitung ada ratusan babi yang dibawa ke situs tersebut untuk dikonsumsi selama pesta berlangsung.

Foto Credit: English.heritage.org.uk

Setelah menyantap makan malam mereka, orang-orang Neolitikum melemparkan sisa-sisanya dan meninggalkan onggokan tulang babi di sekitar. Tumpukan tulang belulang inilah yang akhirnya menjadi bukti bagi para peneliti.

Mereka berhasil mengumpulkan sampel rahang dan gigi dari 131 babi dan menganalis isotop kerangka tersebut untuk mengetahui asal-usul hewan.

Hasil isotop menunjukkan bahwa beberapa babi didatangkan dari ratusan mil jauhnya seperti dari Skotlandia, Timur Laut Inggris dan Wales Barat.

“Jika babi ini datang dari berbagai wilayah, maka kemungkinan orang-orang Neolitik juga melakukan perjalanan ratusan mil untuk mendatangi pesta di Stonehenge,” kata Richard Madgwick, dosen arkeologi di Cardiff University di Inggris.

Kerangka babi juga tidak hanya ditemukan di Stonehenge, namun juga di tempat lain seperti Durrington Walls.

Photo Credit: discoveringbritain.org

Bangunan ini juga merupakan salah satu henge atau bangunan prasejarah yang berbentuk melingkar dan terbuat dari kayu dan batu lainnya yang ada di Inggris.

Babi juga ditemukan di Mount Pleasant, West Kennet Palisade Enclosures dan Marden. Hal ini membuktikan jika babi merupakan makanan populer pada akhir Neolitikum dan menjadi hewan domestik nomor satu pada masanya. 

Dari 131 gigi babi, para peneliti mengamati lima isotop yang berbeda, yakni Strontium yang mengungkapkan geologis, sulfur yang memberi petunjuk terkait kedekatan dengan pantai, oksigen yang menunjukkan iklim, serta karbo dan nitrogen yang merupakan petunjuk makanan.

“Ini bukan pekerjaan yang kecil. Memang isotop tidak memberikan tempat pasti dari mana mereka barasal, tetapi mendekatkan ke arah itu,” tambah Madgwick.

“Mungkin orang-orang datang membangun Stonehenge untuk merayakan ritual seperti titik balik matahari pertengahan musim dingin. Jadi orang-orang bekerja sepanjang hari dan kemudian berpesta daging babi pada malamnya,” kata Madgwick.

“Ini menjelaskan mengapa orang datang ke Stonehenge dan sekelilingnya dengan membawa hewan,” tambahnya.

Sumber:
intisari.grid

Other Articles
Previous

Bagaimana Keadaan Tubuh Jika Kita Meninggal di Luar Angkasa?

Next

Kenapa Orang ‘Bule’ Pilih ‘Cebok’ Pakai Tisu Dibanding Air?

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Post

  • Ternyata, Pembalut Awalnya Diciptakan untuk Para Pria
  • Manjanggul Lava Tube, Lorong Lava Terbesar dan Termegah di Dunia
  • Dar al-Hajar: Istana Ini Berdiri di Atas Sebuah Batu Besar
  • Siapa yang Memadamkan Lampunya?
  • 5 Pesawat yang Mendarat Darurat Karena Hal Konyol
  • Semua Orang itu Jenius Termasuk Anda
  • Ular Raksasa Penyelamat Korban Tsunami Aceh
  • Adam Turun di India, Manusia Pertama Tundukkan Seluruh Hewan?
  • Temukan Yang Berbeda Saat Mendaki Lawu Lewat Jalur Candi Cetho
  • Penjelasan Ilmiah Mengapa Makan Serangga Bisa Cegah Pemanasan Global

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

Tech News

  • Technology
  • Gadget
  • Software
  • Games

Legal

  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Extra Crunch Terms
  • Code of Conduct
Copyright 2026 — Kisah Bumi. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme