Skip to content
KISAH BUMI
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

  • Sains
  • Technology
  • Tahukah Kamu
  • Tips & Trik
  • Sains
  • Technology
  • Tahukah Kamu
  • Tips & Trik
Subscribe
Close

Search

Sains

Brachycephalus ephippium: Katak Spesies Baru yang Bisa Berpendar dalam Gelap

2 Min Read
0

Para ilmuwan baru saja menemukan katak kecil yang memiliki keunikan tersendiri di hutan hujan Brasil. Katak mungil itu memiliki kerangka neon yang menyala dalam gelap.

Menyalanya tulang katak ini bukan tanpa alasan, mereka menggunakannya untuk berkomunikasi satu sama lain. Para ilmuwan berpikir, hewan yang diberi nama katak labu (Brachycephalus ephippium) tersebut menggunakan tubuh mereka yang berinar untuk memberi sinyal kepada sesamanya atau memperingati pemangsa bahwa mereka beracun untuk dimakan. 

Hewan dengan kerangka neon bukan hanya katak ini saja. Binatang seperti laba-laba, bunglon, dan beberapa burung juga memiliki kemampuan yang sama.

“Pola-pola neon itu hanya terlihat oleh mata manusia di bawah lampu ultraviolet (UV),” ungkap Dr Sandra Goutte, peneliti dari Universitas New York Abu Dhabi dikutip dari The Independent.

“Namun, penelitian lebih lanjut tentang perilaku katak ini dan pemangsa mereka diperlukan untuk menunjukkan fungsi asli dari sinar unik tersebut,” imbuhnya. 

Meski begitu, pendaran cahayanya hanya terlihat pada bagian tubuh mereka di mana lempeng bertulang terletak di bawah kulit yang sangat tipis. Hal ini terjadi karena kurangnya sel-sel pigmen gelap sehingga memungkinkan cahaya untuk melakukan perjalanan dengan mudah melalui kulit. 

Inilah yang membuat fluoresensi atau pendaran cahaya tulang dipantulkan kembali dan muncul sebagai bercak putih kebiruan. 

Ilmuwan membandingkan fluoresensi katak tersebut dengan spesies lain yang berkaitan erat untuk menunjukkan tulang mereka mengeluarkan cahaya yang relatif cerah. Pada burung beo dan laba-laba, cahaya serupa telah terbukti memainkan peran dalam komunikasi seksual. 

Begitu pula saat para ilmuwan menemukan paruh puffin yang berwarna cerah juga bersinar di bawah sinar UV yang dianggap berperan dalam menarik lawan jenisnya.

Sumber:
kompas

Other Articles
Previous

Ternyata Abu Jenazah Bisa Disulap Jadi Berlian Asli

Next

Inilah Pengganti Bahan Masak Beralkohol Untuk Makanan Halal

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Editors Pick (3)
  • Gadget (8)
  • Games (4)
  • Must Read (2)
  • Reviews (3)
  • Sains (4)
  • Software (3)
  • Tahukah Kamu (1)
  • Technology (7)
  • Tips & Trik (1)
  • Uncategorized (1)

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post

  • Inilah Pengganti Bahan Masak Beralkohol Untuk Makanan Halal
  • Brachycephalus ephippium: Katak Spesies Baru yang Bisa Berpendar dalam Gelap
  • Ternyata Abu Jenazah Bisa Disulap Jadi Berlian Asli
  • Adaptasi Unik, Kadal Kosta Rika Bikin Gelembung Udara Demi Bisa Menyelam 16 Menit
  • Praktik Parasitisme Seksual, Video Perkawinan Anglerfish Ini Kejutkan Peneliti

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

Tech News

  • Technology
  • Gadget
  • Software
  • Games

Legal

  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Extra Crunch Terms
  • Code of Conduct
Copyright 2026 — Kisah Bumi. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme