Skip to content
KISAH BUMI
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

Kisah Bumi Kisah Bumi

Halo

  • Tahukah Kamu
  • Sains
  • Astronomi
  • Unik & Aneh
  • Misteri
  • Tips & Trik
  • Arkeologi
  • Inspirasi
  • Wisata
  • Tahukah Kamu
  • Sains
  • Astronomi
  • Unik & Aneh
  • Misteri
  • Tips & Trik
  • Arkeologi
  • Inspirasi
  • Wisata
Close

Search

Sains

Adaptasi Unik, Kadal Kosta Rika Bikin Gelembung Udara Demi Bisa Menyelam 16 Menit

2 Min Read
0

Menyelam hingga belasan menit di bawah air rasanya sulit dilakukan hewan yang bukan ikan atau mamalia laut. Namun, kadal tropis yang baru ditemukan di Kosta Rika ini membuktikan sebaliknya.

Kadal kecil tersebut adalah Anolis aquaticus, reptil yang bisa menyelam di bawah air hingga 16 menit. Hewan ini punya trik khusus untuk bisa melakukan hal luar biasa tersebut. Ia menggunakan “tangki gelembung” alami untuk bertahan tanpa muncul ke permukaan air untuk mengambil napas. 

Gelembung udara di atas kepala kadal anole yang berfungsi sebagai scuba.

Tangki gelembung ini mengingatkan kita pada perangkat penyelaman scuba. “Menemukan bukti yang menunjukkan bahwa kadal anole air ‘bernapas’ di bawah air adalah hal yang kebetulan, dan bukan bagian rencana penelitian asli saya,” ungkap Lindsey Swierk, ahli ekologi yang berhasil mengamati pernapasan kadal tersebut dalam air. 

“Saya terkesan dan cukup bingung tentang lamanya hewan itu menyelam, yang membuat saya penasaran untuk melihat lebih dekat lagi dengan kamera bawah air dalam beberapa tahun ke depan,” imbuh ahli dari Universitas Binghamton itu dikutip dari Science Alert. 

Dengan rasa penasarannya itu, Swierk berhasil mengabadikan bagaimana cara kadal anole itu bernapas di dalam air ketika menyelam. Swierk mendapati bahwa reptil kecil itu membuat gelembung udara yang menutupi kepala mereka. 

Untuk membuktikan hipotesisnya ini, Swierk menghabiskan bertahun-tahun pengamatan. Beruntung tahun-tahun itu terbayar dengan manis. Kini, Swierk juga berpikir bahwa selain “tangki gelembung” di kepala, kadal tersebut mungkin juga memiliki kantong udara tersembunyi di kepala dan tenggorokannya. 

Dalam laporan pengamatan di Herpetological Review, Swierk berpendapat, kantong tersebut berfungsi sebagai cadangan, mengisi ulang tangki gelembung dengan udara “baru” bila diperlukan. 

“Selain itu mungkin bahwa gelembung udara berperan dalam memungkinkan kadal anole air itu untuk menghilangkan karbon dioksida,” ujar Swierk. 

“Saya menduga bahwa mungkin ada adaptasi morfologis, yaitu bentuk bagian atas kepala kadal anole tersebut yang memungkinkan gelembung udara besar menempel dengan mudah,” sambungnya. 

Sayangnya, semua itu hingga kini masih berupa hipotesis. Tapi yang pasti adalah gelembung udara tersebut membantu kadal air itu bernapas selama penyelaman. Untuk alasan mengapa alat tersebut berkembang dan bagaimana fisiologi yang mendasarinya bekerja, masih menjadi misteri. 

“Jika penyelidikan di masa depan mengungkapkan bahwa perilaku pernapasan ini adaptif, maka saya akan membayangkan bahwa itu adalah sifat yang berevolusi dari waktu ke waktu untuk memungkinkan kadal anole air, dan mungkin spesies anole yang serupa, berkembang di habitat perairan mereka,” kata Swierk.

Sumber:

kompas

Other Articles
Previous

Praktik Parasitisme Seksual, Video Perkawinan Anglerfish Ini Kejutkan Peneliti

Next

Ternyata Abu Jenazah Bisa Disulap Jadi Berlian Asli

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Post

  • Ternyata, Pembalut Awalnya Diciptakan untuk Para Pria
  • Manjanggul Lava Tube, Lorong Lava Terbesar dan Termegah di Dunia
  • Dar al-Hajar: Istana Ini Berdiri di Atas Sebuah Batu Besar
  • Siapa yang Memadamkan Lampunya?
  • 5 Pesawat yang Mendarat Darurat Karena Hal Konyol
  • Semua Orang itu Jenius Termasuk Anda
  • Ular Raksasa Penyelamat Korban Tsunami Aceh
  • Adam Turun di India, Manusia Pertama Tundukkan Seluruh Hewan?
  • Temukan Yang Berbeda Saat Mendaki Lawu Lewat Jalur Candi Cetho
  • Penjelasan Ilmiah Mengapa Makan Serangga Bisa Cegah Pemanasan Global

There was an error trying to submit your form. Please try again.

This field is required.

There was an error trying to submit your form. Please try again.

Tech News

  • Technology
  • Gadget
  • Software
  • Games

Legal

  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Extra Crunch Terms
  • Code of Conduct
Copyright 2026 — Kisah Bumi. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme